Profil Patrice Evra, Olympique Marseille

Patrice Evra pemain bola profesional tim Olympique MarseillePatrice Latyr Evra, lahir pada 15 Mei 1981 adalah seorang pemain sepakbola profesional yang saat ini bermain untuk klub Marseille dan juga timnas Prancis. Walaupun sejatinya seorang penyerang, Patrice Evra justru bermain di bek kiri. Menurut Sir Alex Ferguson, mantan managernya saat masih bergabung bersama Manchester United, Evra adalah salah satu bek kiri bandar sbobet terbaik di Eropa. Ia juga memiliki kemampuan memimpin yang baik sehinga mendapatkan posisi kapten untuk Manchester United dan juga Timnas Prancis.

Sebagai anak dari seorang diplomat, Evra lahir di Senegal dan tiba di Eropa saat berusia 1 tahun. Di Prancis, ia memiliki ketertarikan yang cukup mendalam terhadap dunia sepakbola. Alhasil, Evra memulai karir sepakbolanya bergabung bersama klub area  Île-de-France, tepatnya klub CO Les Ulis dan CSF Bretigny. Pada tahun 1997, Evra mengakui ketertarikannya terhadap klub profesional Paris Saint-Germain. Satu tahun kemudian, Evra menandatangani kontrak profesional pertamanya dengan sebuah klub bernama Marsala di Sisilia. Evra membuat debutnya bersama klub tersebut pada musim tersebut. Namun, pada musim itu juga Evra memutuskan untuk pindah Ke CSF Bretigny.

Selama masa-masa ia bergabung bersama CO Les Ulis, Vra menjalani berbagai masa percobaan dengan berbagai klub. Dua dari klub yang cukup terkenal yang pernah menjajal Patrice Evra adalah Toulouse dan Paris Saint-Germain. Evra pun sempat dipanggil oleh Paris Saint-Germain untuk menunjukkan kebolehannya. Ia juga sempat berlatih di Camps des Loges, walau kemudian dilepaskan kembali.

Setelah gagal meyakinkan Paris Saint-Germain mengenai kebolehannya, Evra kembali ke Bretigny. Ia lalu diundang oleh salah satu temannya untuk mengikuti turnamen sepakbola indoor yang diorganisir oleh Juvisy-Sur-Orge Sports Center. Ketika sedang bermain di turnamen itu, ia terlihat oleh seorang warga Italia yang langsung mengundangnya untuk melakukan ujicoba bersama klub profesional Torino di Itali. Evra pun setuju dan menghabiskan 10 hari berlatih bersama Torino. Ia pun ditawari sebuah posisi di klub junior dari Torino. Namun, Evra juga ditawari oleh sebuah klub Serie C1, yakni Marsala, sebuah posisi profesional di klub dewasa. Evra pun memilih yang kedua dan menandatangani kontraknya. Evra mengatakan bahwa hal itu merupakan “perasaan terindah dalam sepak bola yang pernah saya rasakan”.

Evra hanya bertahan satu musim bersama Marsala. Ia lantas berpindah ke klub bernama Monza dengan nilai transfer sebesar 250,000 euro. Ia memutuskan pindah ke Monza karena pendekatan yang dilakukan ke Lazio atau AS Roma tidak menghasilkan apa-apa. Bersama Monza, Evra hanya tampil 3 kali. Debutnya adalah pada 29 Agustus 1999 dalam laga melawan Alzano. Lantas, Evra meninggalkan klub itu karena kurangnya kesempatan tampil.

Setelah keluar dari Marsala, Evra lantas kembali ke Prancis dan bergabung bersama klub Nice, klub divisi kedua dari sepakbola Prancis. Bermain sebagai gelandang, Evra berhasil mencetak 1 gol dari 18 pertandingan yang dijalaninya. Bersama dengan Nice, Evra justru menunjukkan performa yang baik dan berhasil menjadi bagian dari tim inti.

Di musim yang sama, Evra direkrut oleh rival Nice, AS Monaco. Di sini ia bermain sebagai bek kiri. Walau baik pada awalnya, AS Monaco nampaknya bukanlah yang klub yang cocok untuk Evra. Ia merasa performanya tidak cukup menonjol. Bahkan, AS Monaco sering mengalami kekalahan, seperti yang terjadi pada musim 2005-06 ketika AS Monaco terkena Knock Out. Alhasil, Evra mengatakan bahwa ia ingin meninggalkan AS Monaco dan itu benar terjadi. Pada 21 Desember 2005, Evra melakukan pertandingan terkahirnya dengan AS Monaco.

Selanjutnya, pada 27 Desember 2005, Manchester United dikabarkan berniat merekrut Evra dan segala bentuk proses perpindahan Evra telah selesai pada 6 Januari 2006. Setelah itu, Evra memulai debutnya bersama Manchester United pada 14 Januari 2006. Selama bermain bersama Manchester United, Evra meraih banyak pernghargaan.

Pada 21 Juli 2014, Evra bergabung bersama Juventus dalam kontrak dua tahun. Lalu ia mencetak gol pertamanya untuk Juventus pada pertandingan imbang melawan Sampdoria. Beberapa tahun bergabung dengan Juventus, Evra akhirnya pindah ke Olympique de Marseille pada 25 Januari 2017 dalam sebuah kontrak selama 18 bulan.

Prediksi Arsenal vs Chelsea 27 Mei 2017

prediksi bola arsenal vs chelsea 2017Partai puncak Piala FA akan mempertemukan Arsenal dan Chelsea, pada hari Sabtu (27/5) malam WIB di Wembley Stadium. Laga ini akan menjadi satu-satunya hal yang dapat diperjuangkan The Gunners,  setelah tidak berhasil bersaing menjadi juara dan disusul dengan kegagalan mereka mengamankan tiket Liga Champions musim depan.

Arsenal sempat terpuruk di pertengahan paruh kedua musim ini. Tapi, lima pertandingan terakhir Premier League berhasil mereka sapu bersih dengan kemenangan. Sialnya, kebangkitan mereka telah terlambat. Tambahan 15 poin belum cukup untuk membuat mereka menyodok peringkat empat besar. Pasalnya, Liverpool dan Manchester City juga mampu tampil konsisten di waktu yang sama dan mengamankan peringkat empat besar. Jadi, bisa dibilang trofi Piala FA akan menjadi satu-satunya prestasi yang bisa diperjuangkan Arsenal musim ini, sekaligus menjadi penghibur bagi para fans.

Apalagi Sanchez datang ke Wembley dengan bekal penampilan yang luar biasa. Dalam lima laga terakhir, Sanchez sukses menceploskan lima gol. Ia hanya absen mencetak gol ketika Arsenal membungkam Manchester United 2-0 di Emirates. Dengan menjuarai Piala FA, ini bisa menjadi penutup musim yang manis bagi Sanchez dan Arsenal. Apalagi sang pemain berpeluang meninggalkan tim di bursa transfer awal musim nanti.

Belakangan, Arsenal sedang oke-okenya tampil dengan skema tiga bek. Namun, Per Mertesacker masih belum terbiasa dengan formasi tersebut dan kondisi fisiknya masih menjadi pertanyaan. Oleh karenanya, Wenger dipastikan harus memutar otak lebih keras untuk membuat kapten utama mereka itu benar-benar dalam kondisi terbaiknya. Sebab, Laurent Koscielny mesti absen di pertandingan nanti.

Di satu sisi, Chelsea tentu memasang target tinggi. Mereka tentu berambisi untuk meraih double winner, setelah sukses menjuarai Premier League musim ini. Jika kembali mengangkat trofi di laga final nanti, maka ini akan melengkapi musim debut Antonio Conte bersama The Blues.

Conte sendiri memang sempat menyebutkan kalau Arsenal lebih difavoritkan utnuk memenangkan Piala FA. Hal itu lantaran motivasi tinggi yang pasti dipunyai para pemain Arsenal, karena mereka gagal melaju ke Liga Champions. Namun demikian semua itu bukan berarti akan menciutkan nyali Chelsea dan akan begitu saja melepas peluang meraih double winners musim ini.

Chelsea tak mempunyai masalah dengan pemain yang absen, jadi dipastikan mereka dapat tampil dengan komposisi pemain terbaik mereka untuk memastikan trofi Piala FA akan dibawa pulang ke Stamford Bridge. Tetapi, mereka tidak bisa dibantu oleh sang kapten, John Terry.

Sementara itu, Eden Hazard dinilai sebagai salah satu faktor paling penting dalam keberhasilan Chelsea meraih gelar juara liga musim ini.  Pemain asal Belgia itu menceploskan 16 gol dan lima assist dari 89 kans yang ia buat. ‘Hazardous’ benar-benar menguasai lini depan The Blues di musim ini. Dia juga hanya dua kali menepi dari ajang Premier League musim ini. Selebihnya ia tak pernah lagi disimpan di bench.

Lalu siapa saja yang kiranya akan mengisi line up masing-masing tim di pertandingan kelak? Bagi Arsenal, absennya beberapa pemain tetap menjadi masalah. Selain dipastikan tak dapat diperkuat oleh bek tengah Laurent Koscielny, akibat diganjar kartu merah pada laga terakhir Premier League melawan Everton lalu, Gabriel Paulista juga harus absen. Hal itulah yang menjadikan lini belakang The Gunners akan sedikit keropos di pertandingan nanti. Bahkan menurunkan Per Mertesacker termasuk spekulatif bagi Wenger, karena sang pemain belum pernah bermain di musim ini.

Untuk prediksi hasil pertandingan, nampaknya Chelsea sedikit lebih di atas angin kali ini. Conte memang sudah mengatakan kalau Arsenal akan lebih unggul karena ada dorongan yang kuat untuk mengobati luka kegagalan mereka di musim ini. Sayangnya, masalah cedera pemain pasti akan jadi masalah besar di kubu Tim London Utara. Ditambah lagi, Chelsea masih merasakan atmosfer juara yang sangat segar.

Dengan kondisi demikian, Chelsea mempunyai peluang menang apabila mereka bisa membombardir pertahanan Arsenal dengan cara yang tepat. Di sisi lain, Arsenal akan menggantungkan nasib mereka terutama di lini belakang, pada sang kapten, Mertesacker. Soal prediksi skor, The Blues sepertinya dapat memenangkan trofi Piala FA dengan skor tipis 2-1.

Prediksi Manchester United vs Crystal Palace 21 Mei 2017

prediksi pertandingan bola 21 mei 2017Manchester United ingin menutup musim ini dengan hasil yang baik. Maka dari itu, mereka bakal mengincar poin penuh ketika melayani Crystal Palace pada hari Minggu (25/5) malam kelak di Old Trafford Stadium.

Musim ini memang menjadi musim yang sangat tak sesuai harapan untuk kubu The Red Devils. Meski mereka sukses memenangkan ajang Community Shield dan Piala Liga Inggris, akan tetapi dua trofi itu belum cukup untuk menutupi kekecewaan mereka. Manchester United telah dipastikan bakal finish di peringkat keenam papan klasemen akhir Premier League musim ini, lantaran mendapat rentetan hasil negatif sepanjang musim. Oleh karena itu, mereka pun berkemauan untuk menuai kemenangan sebagai hadiah akhir musim pada para pendukung tim, yang telah setia selalu hadir di stadion pada tiap pertandingan.

Pada laga pamungkas Premier League musim ini, Manchester United dijadwalkan bertemu dengan tim asal London, Crystal Palace. Pada awal musim ini, Palace memang kerap mendapatkan hasil jelek. Hingga apada akhirnya mereka terkurung dalam zona degradasi selama beberapa pekan. Akan tetapi sejak The Eagles dilatih oleh Sam Allardyce, mereka perlahan-lahan mampu meninggalkan zona degradasi serta ketika ini telah meyakinkan diri untuk menetap di Premier League musim depan dengan duduk di peringkat ke-13 klasemen.

Crystal Palace sendiri terdaftar mempunyai catatan yang cukup jelek ketika jumpa Manchester United di. Mereka bahkan tak pernah meraih kemenangan atas agen sbobet MU dalam tujuh pertemuan paling akhir, di mana mereka juga pernah menerima kekalahan 1-2 pada awal musim ini di Selhurst Park. Kekalahan dengan skor yang sama juga pernah mereka dapatkan, namun dengan cara yang lebih menyakitkan. Palace pernah takluk dari MU di di final FA Cup musim lalu. Untuk itu, sepertinya ada motif balas dendam yang diusung oleh The Eagles dalam lawatan mereka ke Old Trafford pada akhir minggu ini.

Mendekati pertandingan ini, Jose Mourinho diberitakan mempunyai beberapa permasalahan terkait cedera pemain yang cukup pelik. Ia dipastikan akan tampil tanpa beberapa bek andalan seperti Luke Shaw dan Marcos Rojo, serta belakangan Timothy Fosu- Mensah juga harus absen. Pemain senior Zlatan Ibrahimovic dan Ashley Young pun masih harus rehat pertandingan ini lantaran cedera yang cukup parah.

Sementara itu Eric Bailly dan Marouane Fellaini diragukan tampil karena kondisi kebugaran. Mereka sempat mendapatkan cedera di laga kontra Southampton tengah pekan lalu. Walau di satu sisi, ada pula indikasi Mourinho akan menyimpan dua nama terakhir untuk ditampilkan di final Liga Europa pekan depan.

Beberapa hari lalu, Jose Mourinho telah mengonfirmasi kalau ia bakal menurunkan banyak penggawa mudanya pada pertandingan kontra Palace ini. Beberapa nama dari tim reserve dan tim akademi yang sedang naik daun pun akan diturunkan sebagai starter. Beberapa nama tersebut di antaranya penjaga gawang Joel Pereira, dan beberapa pemain muda seperti Axel Tuanzebe, Demetri Mitchell dan Scott McTominay. Mereka akan diberi peluang menjadi starter oleh Mourinho.

Sementara itu untuk pemain senior yang minim jam bertanding akhir-akhir ini juga akan menjadi andalan. Seperti Chris Smalling, Phil Jones, hingga Paul Pogba, yang sempat absen. Paul Pogba sendiri sudah dipastikan bakal menjadi starter. Walua demikian mungkin ia tidak akan bermain penuh selama 90 menit.

Di pihak tamu, Big Sam hadir ke Manchester dengan mengusung beberapa permasalahan cedera pemain juga. Ia dipastikan tak dapat menurunkan Connor Wickham, Pepe Souare, Mamadou Sakho, Yohan Cabaye, hingga Scott Dann yang masing-masing mengalami cedera. Khususnya Sakho, ini menjadi kehilangan penting untuk Palace. Pasalnya pemain pinjaman dari Liverpool itu sebenarnya sudah mulai nyetel dengan skema permainan Palace.

Big Sam sendiri diperkirakan bakal bermain dengan strategi 4-2-3-1 pada pertandingan ini dengan menjadikan Christian Benteke sebagai ujung tombang untuk mengancam pertahanan MU. Penyerang internasional Belgia itu bakal disokong oleh Andros Townsend, Wilfred Zaha dan Jason Puncheon di lapangan tengah. Ditambah lagi ada James McArthur dan Luka Milivojevic, yang bakal bertugas untuk mengatur tempo permainan tim asal London itu. Sementara Wayne Hennessey, yang juga punya penampilan cukup oke belakangan ini bakal bertugas menjadi palang pintu terakhir bagi Palace.

Top 5 Clubs with the most Champions League Titles

When we talk about the UEFA champions’ league, we realize that it is not only one of the largest and the biggest competitions in football, but also happens to be of the highest regard when it comes to competitive football in the club stage. What makes it special is that there are a lot of European clubs that are trying to win this particular piece of silverware every year. One of the bigger achievements that most of the clubs have been able to think about is to always win the champions league title. Well, some of the best clubs have been able to do it multiple times.

Let’s have a look at the Top 5 Clubs with the most Champions League Titles.

  1. Real Madrid: They have won the title nine times, and happen to be one of the leading clubs to win the champions league title. They have won it in 1956, 1957, 1958, 1959, 1960, 1966, 1998, 2000 and 2002.
  2. AC Milan: This Italian club that is on the bedrock of a massive structural and administrative change has also been a very big part in winning the UEFA champions league since its inception. They have won in 1963, 1969, 1989, 1990, 1994, 2003 and 2007. This seven times winner of the champions league has now been able to gradually try and get everything settled down in the club after looking at a massive overhaul of footballers as well is administrative units in the club.
  3. Liverpool: A famous football club and a wonderful part of the United Kingdom, Liverpool has a pretty rich history when it comes to soccer. They have won the UEFA champions league five times, notably in 1977, 1978, 1981, 1984 and 2005. One can honestly say that this is a club that has been around for quite a while, but may not have lived up to its potential in the regional domestic league titles.
  4. Bayern Munich: This German club has also won the title five times, most notably in 1974, 1975, 1976, 2001 and 2013. What makes this club different from almost all the other regular clubs in the European league is that they grow and nurture their own footballers in their junior club stage. This is the reason why they have been able to manage even with a frugal budget as they make use of people from within their own structure.
  5. Ajax: A club which was formerly known as the breeding ground for famous footballers across the world, Ajax has certainly undergone a metamorphosis in order to become a club that is on the rise. However, they have only won the UEFA champions league four times, notably in 1971, 1972, 1973 and 1995. However, do not be quick to wipe out the contention of this club as they have been around for quite a while and have been known to pack a punch when they are down and out.

Best Soccer Nations

Soccer is a game that has been able to transcend boundaries, ethnicities, and has been always providing a common battleground to the warring countries as well. One of the best things about the game is how they would be able to seamlessly integrate the playing style into the culture of the country as well. However, there are some countries that have a rich legacy of playing the game, and have become extremely successful in soccer. Well, here are five of the best soccer nations.

Brazil

With an extremely rich history of World Cup victories, Confederation cops and Copa Americas, Brazil has been able to not only produce a whole crop of Legends in soccer, but has been steadily making inroads into becoming the number one country in the current ranking sbobet system of FIFA. However, there is no denying the fact that this is a country that has been able to provide a rich variety to the game across various clubs in the world.

Germany

Known for its street work ethics, Germany has also been able to process some of the best playing soccer players across the world and has also been able to win world cups and various other titles for quite a while. They have been able to inculcate the modern thinking of the game, and have been able to replicate the success of Brazil in a variety of other forums in the soccer community.

Italy

Now known for its rampant corruption, the game in Italy was genuinely at an all-time best. However, the recent World Cup victory of Italy has been able to definitely resurrect the feeling that soccer has been able to go down into the rich heritage and culture of the country in itself. They have also won a fair share of world cups, and continue to provide one of the best league titles that the world has seen in club football.

Argentina

Always known as the archrival to Brazil, Argentina also has its fair share of World Cup glory is, and continues to bring about a lot of new and exciting players to the game of football across various continents and clubs. With extremely good quality of football and wonderful clubs that display the same quality of playing soccer, Argentina is one of the best soccer countries in the world.

Spain

Known for its inquisitions in the high sea, Spain has also been able to provide clinical performances in the World Cup and other soccer -related tournaments. This is also the primary reason why it has one of the richest soccer leagues in the world, and has always attracted the best of players from various countries. Spain is one of those countries that think of soccer as a national pastime, and dedicates a lot of time and money behind the initiative.

These countries have not only been able to transcend boundaries to indulge in football, but have been able to integrate them into their cultural integrity as well.

Siaran Langsung Piala Dunia 2018 di Rusia Bisa Ditonton Lewat Medsos?

Kejuaraan sepakbola bergengsi antarnegara yang berlangsung empat tahun sekali, Piala Dunia digadang-gadang akan menjadi satu pergelaran yang sangat megah dan meriah saat digelar di Rusia tahun depan. Beragam teknologi baru menyertai pargelaran yang mempertemukan tim-tim besar diseluruh dunia inni. Piala Dunia 2018 sendiri akan diselenggarakan di beberapa kota besar di Rusia, termasuk ibukota Moskwa. Namun, yang masih menjadi kendala sejauh ini justru adalah masalah hak siar pagelaran Piala Dunia di Rusia.

Tentu saja, siaran televisi menjadi satu media penyiaran yang paling lazim digunakan untuk menyiarkan Piala Dunia dari tahun ke tahun. Fox merupakan saluran televisi resmi yang didapuk untuk memegang lisensi hak penyiaran. Selain dari media televisi, saat ini dengan juga semakin berkembangnya media sosial, tidak menutup kemungkinan jika beberapa layanan media sosial akan turut menyiarkan secara langsung pertandingan-pertandingan sepak bola dari Piala Dunia 2018.

Media Sosial yang digadang akan turut serta menjadi penyiar langsung Piala Dunia 2018 adalah Facebook, Twitter dan Snapchat. Dikabarkan bahwa ketiga media sosial ternama tersebut sudah melakukan penawaran kerjasama terhadap Fox. Pihak saluran televisi itu pun disebut tengah mendapatkan bujukan keras dari ketiga media sosial terbesar tersebut dengan nilai kesepakatan yang bisa mencapai nilai hingga puluhan juta dollar AS atau jika dirupiahkan bisa angka miliaran rupiah.

Kesepakatan kerjasama yang ditawarkan diantaranya adalah dengan menyiarkan pertandingan-pertandingan besar di FIFA World Cup 2018 di masing-masing platform media sosial tersebut. Namun hingga saat ini tiga media sosial tersebut juga belum memberikan pernyataan resmi ataupun konfirmasi tentang kabar berita tersebut. Disamping itu, berita selanjutnya akan rumor kesepakatan tersebut juga belum bisa dibenarkan dan belum diketahui kepastiannya oleh banyak pihak termasuk dari Fox sendiri.

Fox sendiri saat ini sudah membayar cukup mahal untuk mendapatkan lisensi dari FIFA atas piala Dunia. Fox sudah membayar lebih dari 400 juta dollar atau sekitar Rp 5,3 triliun untuk mendapatkan hak siar Piala Dunia 2018 dan 2012 lalu. Selain Fox, ada juga Telemundo yang merupakan stasiun dari Comcast/NBC yang justru membyar hingga 600 juta dollar AS atau setara dengan Rp 8 triliun.

Dalam menyiarkan sebuah siaran sepakbola di media sosial juga bukanlah hal yang baru. Sebagai contoh pada bulan Mei yang lalu dimana Twitter saat ini secara resmi mengumumkan tentang kerja sama antara Twitter dan National Footbal League yang kemudian membuat Twitter bisa menayangkan pertandingan hingga beberapa tahun.

Berbeda dari Twitter, Snapchat memang tidak menyiarkan secara langsung pertandingan di National Football League pada saat itu. Bedanya adalah Snapchat menghimpun stories khusus yang berisi tentang video dari para fans yang berhubungan dengan pargelaran National Football League.

Facebook pun juga tak kalah ketinggalan dari dua media sosial tersebut. Facebook malah justru pernah melakukan kerja sama dengan Fox dalam menyiarkan pertandingan Europe Champion League secara langsung. Tidak hanya itu saja, Facebook juga menjait kerjasama dengan Univision untuk menayangkan Liga MX, Meksiko yang juga disiarkan secara langsung.

Keputusan tentang apakah untuk FIFA World Cup 2018 ini bisa disaksikan melalui media sosial tentu kita harus menunggu langkah berikutnya dari banyak pihak. Namun, jika benar tentu akan menambah kemudahan bagi para penggila sepak bola untuk bisa menyaksikan pargelaran yang selalu menyita perhatian banyak orang ini. Lantas apakah Piala Dunia 2018 akan hadir di platform media Facebook, Twitter dan Snapchat?